WELCOME TO ALAT UJI dan METAL DETECTOR - Solusi Kebutuhan ALat Alat Pengujian, Alat Ukur, Sensor, Sistim SCADA Untuk Keperluan Quality Control, Produksi, Maupun Riset, Baik di Industri Maupun Perguruan Tinggi

Selasa, 05 Januari 2016



Wilhelm Conrad Roentgen seorang ahli fisika di Universitas Wurzburg, Jerman, pertama kali menemukan sinar Roentgen pada tahun 1895 sewaktu melakukan eksperimen dengan sinar katoda. Ia melihat timbulnya sinar fluoresensi yang berasal dari krostal barium platinosianida dalam tabung Crookes-Hittorf yang dialiri listrik. Ia segera menyadari bahwa fenomena ini merupakan suatu penemuan baru sehingga dengan gigih ia terus menerus melanjutkan penyelidikannya dalam minggu-minggu berikutnya. Tidak lama kemudian ditemukanlah sinar baru yang disebutnya sinar X. Baru di kemudian hari orang menamakan sinar tersebut sinar Roentgen sebagai penghormatan kepada Wilhelm Conrad Roentgen.

X-Radiation (X-Ray) adalah bentuk dari Radiasi Elektromagnetik. Dengan panjang gelombang berkisar antara 10 nanometer ke 100 pikometer (sama dengan frekuensi dalam rentang 30 petahertz – 30 exahertz) dan meiliki energi dalam rentang 100 eV – 100 KeV. Dalam penggunaan sinar-X dibidang industri biasanya digunakan untuk mendapatkan gambaran dari objek yang dituju, bisa berupa material, rangka mesin, organ tubuh manusia atau hewan dan lain lain.
Sinar X-Rays dapat membantu kita untuk melihat bagian-bagian tubuh yang tidak dapat terlihat dengan keadaan mata telanjang. Dengan sinar-X, yang disebut dengan pengujian X-Ray, digunakan dalam banyak aplikasi, seperti: produk pangan analisis, bagasi skrining, suku cadang otomotif inspeksi, dan pengelasan kualitas control.

X-RAY NDT (non destructive testing) adalah pengujian tanpa kerusakan menggunakan sinar-X yang merupakan sebuah aktifitas tes atau pengujian terhadap suatu objek (material, rangka, dll) dengan menggunakan sinar-X untuk mengetahui kandungan dari objek dan komponen-komponen yang diuji apa saja yang terkandung di dalamnya serta tercatat secara jelas dan akurat, serta menguji kondisi dan kualitas objek tanpa melampaui batas toleransi kerusakan objek. Jadi, objek yang diujikan dijaga kualitasnya, tidak perlu menghancur leburkan objek untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Biasanya pengujian X-Ray NDT mengandalkan analisis pengamatan jangka waktu yang berkala.

Ditinjau dari aplikasi yang digunakannya, X-Ray sangat berguna dan dapat membantu rumah sakit untuk mendeteksi keretakan tulang ataupun tulang ikan yang tertelan, tidak hanya rumah sakit, sinar X ini juga dapat membantu perusahaan untuk mendeteksi adanya tulang ikan dalam pembuatan ikan fillet.

Dengan kata lain, dalam penerapan X-Ray Fishbone dalam dunia industry, terutama industry makanan yang berbahan dasar ikan, hal ini sangat berguna untuk meningkatkan kualitas produk dan kepuasan pelanggan.




0 komentar:

Posting Komentar

Live Traffic

Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Halaman

Social Icons

SCIENCE & TECHNOLOGY

Games & Multimedia

Featured Posts

Pages

Office & Contact Person

Our Office:Jl. Radin Inten II No. 62 Duren Sawit Jakarta Timur
Phone:Lia (021 8690 6777, 021 8690 6771, 021 95293259)
GSM:Lia (0896 9781 8779, WA 08812 8383 3029)
E-mail:shaila.alatuji@gmail.com
Website:ALATUJI.COM

Popular Posts